Bantentangerang

Nekat Mencuri di Kantor Polisi, Enam Pria Dibekuk Polisi Bandara Soetta

TANGERANG | BANTEN, suaramedia.id – Terbilang nekat dan tak tanggung-tanggung dalam menjalankan aksi, kawanan spesialis pencuri alat-alat bangunan yang terdiri dari enam pria berani menyasar kantor Polisi yakni gedung Polresta Bandara Internasional Soekarno – Hatta (Soetta) yang masih dalam tahap pembangunan.

Namun, aksi konyol para pelaku yang diketahui telah beraksi di sembilan tempat berbeda dan yang kesepuluh tertangkap tersebut, dapat dibongkar oleh Satuan Reskrim Polresta Bandara Soetta, hingga membuat keenamnya harus bermalam cukup lama dibalik dinginya jeruji besi penjara.

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Ade Ferdian Saputra mengatakan, kejadian yang menimpa markas yang ia pimpin tersebut berawal pada Senin (29/6) bekisar pukul 15. 30 WIB, seorang saksi mendapati beberapa Keran dan Shower di Lantai 1 dan 2 proyek pembangunan gedung Mako Polresta Bandara Soetta telah raib (hilang).

“Berdasarkan hasil lidik, kita berhasil menangkap beberapa orang yang pertama NN (47), RJ (42), MT (51), RM (36), SS (48), Y (26),” ungkap Ade Ferdian, didampingi Kasat Reskrim, Kompol Alexander Yurikho Hadi, dalam konferensi pers di taman Integritas Polresta Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Rabu (22/7/20).

Selain itu, alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1998 itu juga mengatakan, dalam menjalankan aksinya para pelaku terlebih dahulu melakukan penyewaan kendaraan mobil, mobilnya tergolong mewah jenis Toyota Kijang venturer dan di sewa selama satu bulan dengan merubah plat mobil menjadi plat palsu.

“Perlu kami sampaikan juga bahwa mereka (tersangka) sudah melakukan pencurian ini di sembilan lokasi berbeda khususnya proyek-proyek bangunan baru. Mereka mengintai bangunan-bangunan baru yang sudah sekitar sembilan puluh lima atau hampir seratus persen selesai,” terang Ade Ferdian.

Menurut Ade Ferdian, modus operandi para tersangka dalam beraksi yakni mengincar bangunan-bangunan yang hampir jadi. Ade menjelaskan, para pelaku telah melakukan pencurian di Bandung, Bogor, Cibitung, Cileungsi, Kelapa Gading – Jakarta Utara, Pondok Ungu – Kota Bekasi, Cibitung- Kabupaten Bekasi, Bekasi Barat, Lebak Bulus.

Baca Juga..!  Temuan Mayat Wanita di Kamar Kontrakan Sempat Jadi Tontonan

“Ada rumah, apartemen, ruko, gudang yang mereka curi. Terakhir mereka (tersangka) bermain ataupun melakukan pencurian di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan ke sepuluh kalinya dan berhasil kita tangkap,” beber Ade Ferdian, lengkap.

“Sangkaan Pasal, Pasal 363 KUHPidana terkait Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman 7 (tujuh) tahun penjara,” tandas perwira menengah Polri dengan melati tiga dipundaknya tersebut, yang juga turut didampingi oleh Kasubag Humas, Ipda Riyanto di lokasi kegiatan.

Masih ditempat yang sama, Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander Yurikho Hadi menambahkan, selain berhasil mengamankan para pelaku pihaknya juga berhasil mengamankan berbagai barang bukti diantaranya, uang tunai Rp. 800.000 dari RJ yang merupakan sisa dari hasil penjualan barang curian.

Termasuk, lanjut Alex, kartu ATM yang berisi Rp. 400.000 milik RJ yang merupakan uang hasil kejahatan. 4 (Empat) buah HP milik para tersangka, 5 (Lima) stel pakaian yang digunakan para tersangka (terekam CCTV) termasuk Masker dan Topi yang digunakan dalam menjalankan kejahatan.

“Dan 1 buah Tas slempang warna Coklat milik NN yang digunakan untuk membawa barang curian. 1 unit mobil Toyota Innova Venturer warna hitam NoPol B 2637 UFY (terpasang dan terkonfirmasi Palsu), 2 buah Plat Nomor B 2637 UFY yang setelah dikonfirmasi Direktorat Lalu Lintas PMJ, tidak sesuai peruntukan, Rekaman CCTV, 1 (satu) buah Shower merk Toto,” urai Alex.

Lancarkan Aksi dengan Peran Berbeda

Alex mengungkapkan, dalam beraksi para tersangka mempunya peran berbeda diantaranya, NN berperan sebagai inisiator dan eksekutor pencurian dengan berusaha agar air tidak keluar dari pipa Kran yang dicuri. Melakukan penyewaan mobil (BB), membagi tugas dan peran untuk tersangka lain serta penyedia peralatan yang digunakan Kejahatan di TKP.

Baca Juga..!  23 Pasien OTG Positif di Nyatakan Sembuh Kabupaten Tangerang

“Termasuk mencari dan menjual barang hasil kejahatan kepada penadah, memerintahkan tersangka MT untuk membuat Plat Nomor B 2637 UFY. Tersangka RJ berperan mengambil Keran, membawa sebagian Keran hasil kejahatan di saku Celana, bergantian dengan tersangka RM melakukan pemantauan sekitar TKP,” jelas Alex.

Tersangka MT, sambung Alex, berperan membuat plat Nomor yang tidak sesuai peruntukan B 2637 UFY atas perintah NN serta mengawasi sekitar TKP dari dalam Mobil. Sementara RM berperan sebagai Driver bersama RJ melakukan pengawasan di Gedung Mako Polresta Bandara Soetta dan juga turut mengambil keran (keramiknya pecah)

“Sementara tersangka SS berperan melakukan pengawasan area parkir (basement). Untuk tersangka Y berperan bersama dengan (DPO) menerima barang berupa 12 kran dan 2 shower dari tersangka MT di Jalan Pinangsia – Jakarta Barat,” kata Alex.

Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006 itu juga menjelaskan, penangkapan terhadap para tersangka dilakukan di lokasi berbeda, RJ berhasil ditangkap di Jalan Raya Cipinang – Jakarta Pusat. NN dan MT berhasil ditangkap di Bekasi, SS di Jakarta Timur dan RM di Jawa Tengah sedangkan Y ditangkap di Lebak – Banten.

“Tersangka G masuk daftar pencarian orang (DPO) berperan turut mengambil keran. Sedangkan tersangka A berperan sebagai Penadah. Keran yang hilang adalah Merk Toto sejumlah 12 buah dan 2 buah Shower Merk Toto senilai sekira Rp. 20 Juta rupiah,” jelas Alex.

Menurut Alex, para Tersangka yang sudah diamankan baru sadar bahwa TKP tempat mereka melakukan kejahatan adalah sebuah kantor Polri. Setelah selesai menjalankan aksi, dalam perjalanan meninggalkan Bandara Soetta kemudian menjual barang hasil kejahatan dengan cepat dan murah.

“Dijual dengan nilai Rp 7.6 Juta dan perorang mendapatkan keuntungan 1 juta rupiah serta berencana pulang kampung. Para Tersangka tidak memiliki hubungan apapun dengan personel proyek maupun proyek Mako PolresTa Bandara Soetta,” pungkas Alex.

Baca Juga..!  Pilot Gadungan di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Diamankan Polisi

(Red)

Facebook Comments